Rabu, 03 Juni 2015

Konversi Bilangan Biner Ke Desimal

Cara mengubah bilangan biner ke bilangan desimal adalah dengan menjumlahkan dari hasil mengalikan simbol bilangan biner (0 atau 1) dengan bobot tempat masing-masing simbol.
bobot tempat adalah dua dipangkatkan nomor urut (n) tempat bilangan dari kanan. Tempat paling kanan memiliki nomor urut 0, setiap kekiri ditambah 1. Rumus bobot tempat dapat dituliskan :
           W = 2n 
berdasarkan tempat, untuk delapan bilangan biner nilai bobot ini dapat dituliskan :

256      128       64        32       16      8       4        2        1

Contoh: 10110(2) = ......(10)

diuraikan menjadi:
(1x24)+(0x23)+(1x22)+(1x21)+(0x20) = 

(1x16)+(0x8)+(1x4)+(1x2)+(0x1) =

16 + 0 + 4 + 2 + 0 = 22

Angka 2 dalam perkalian adalah basis biner-nya. Sedangkan pangkat yang berurut, menandakan bobot tempat.

Konversi bilangan biner pecahan menjadi decimal
pada bilangan biner yang memiliki pecahan, proses konversi dilakukan pada bilangan bulat dan bilangan pecahannya secara terpisah. konversi bilangan bulat dilakukan seperti proses diatas. Sedangkan  bilangan biner pecahan dilakukan dengan menjumlahkan dari hasil perkalian simbol bilangan biner dengan nilai bobot tempat pecahan. Nilai bobot tempat pecahan adalah satu dibagi 2 pangkat nomor urut. Nomor urut pecahan dimulai dari kanan setelah koma. Berdasarkan tempat, Bobot tempat pecahan dari empat bilangan biner ini dapat dituliskan :

   0,5       0,25       0,125    0,0625

Contoh 1110,101 (2) = …. (10)
Bilangan bulat sebelah kiri koma (1x23)+ (1x22)+ (1x21)+ (0x20)= 8+4+2+0 = 14
Bilangan pecahan sebelah kanan koma  (1x ½1) +(0x ½2)+ (1x ½3) = 0,5 + 0 + 0,125 =0,625


Jadi 1110,101 (2) = 14,625 (10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar